5 Tip Sukses Ajak Ilustrator Kolaborasi Menulis Cerita Anak

Daftar Isi

 Seperti janji saya pada postingan sebelumnya tentang beberapa pilihan kerja sama dengan illustrator saat lomba hari ini akan coba saya tunaikan, ya. Apalagi event sayembara menulis cerita anak akan ada terus. Entah pihak siapa pun yang mengadakan, ketentuannya bisa berbeda. Bisa jadi tahun lalu kita hanya perlu kirim naskah, eh tahun ini wajib pakai ilustrasi.


Kalau kita nggak bisa gambar, bisa kok pakai jasa ilustrastrator. Namun karena kita perlunya sekarang, sementara belum pernah komunikasi sebelumnya, apakah mungkin sang ilustrator mau kerja sama?

Yuk, lanjut baca artikel ini karena saya pernah berada pada posisi itu.

Event tahunan GLN (Gerakan Literasi Nasional) sudah memasuki tahun ke sekian. Saya lupa tepatnya. Namun saya baru memutuskan untuk ikutan di tiga tahun terakhir. Tahun-tahun sebelumnya saya ke mana saja? Ya, sebenarnya masih terus menulis untuk media, tetapi saya kira yang ikut GLN hanyalah para senior.

Duh, sekecil itu pemikiran saya, ya. Sampai akhirnya di 2022 saya mendapatkan informasi kalau teman saya sesama penulis pendatang baru bisa lolos GLN. Lalu dia ikut bimtek ke Jakarta yang seluruh biayanya ditanggung pemerintah! Oohh, sudah dapat ilmu, dapat uang saku, bisa bertemu penulis senusantara, yakin mau melewatkan kesempatan?

Saya lalu mencari tahu dan menemukan fakta di 2022 itu penulis harus berkolaborasi dengan illustrator karena yang dilombakan bukan hanya naskah tetapi juga gambar. Duh, illustrator mana yang mau bekerja sama dengan sang pemula seperti saya.

Lama berpikir akhirnya saya memberanikan diri mengirimkan pesan wa kepada ilustrator yang post karya di grup kepenulisan. Siapa sangka beliau begitu ramah. Meski saya hubungi beberapa hari sebelum deadline, beliau mau diajak berkolaborasi.

Tips Sukses Ajak Ilustrator Cerita Anak Kolaborasi dalam Lomba


kolaborasi dengan ilustrator bacaan anak

Jalin Komunikasi Sedini Mungkin


Sebelum berjuang di medan sayembara nggak ada salahnya kita Sok Kenal Sok Dekat dahulu.Ya minimal kasih reaksi saat ia bikin postingan baru. Ucapkan selamat atas pencapaiannya, dan menanyakan rate di DM.

Selanjutnya boleh banget buat saling simpan kontak WA. Kita bisa simpan dengan tambahan ilustrator di bagian namanya agar memudahkan saat melakukan pencarian satu waktu.

Karena sudah saling simpang nomor WA, luangkan waktu sesekali memberikan reaksi di statusnya. Jalin terus silaturahmi yang kelak akan menjadi salah satu lahan rezeki kita.


Jangan Sungkan Tanya Bentuk Kerja Sama

bentuk-kerja-sama-dengan-ilustrator


Jangan lupa untuk menanyakan bentuk kerja sama yang illustrator tawarkan, ya. Ada ilustrator yang memberikan sampel gratis. Ada pula yang bayar. Jumlah bayarannya juga bervariasi.

Bagaimana jika menang? Nah, ini adalah satu hal yang memang terkesan beranda-andai, tetapi bukankah setiap orang punya impian. Daripada nggak enakan di belakang hari, mending dibicarakan sejak awal saja.

Ada ilustrator yang bersedia kerja sama dengan sistem bagi dua, yakni 50:50 hadiah kemenangan. Ada juga yang 60:40. Dua tipe ini yang pernah saya temui. Jika sobat punya pengalaman lain terikat ini boleh berbagi informasi, ya.

Bagaimana jika belum rezeki menang? Sebenarnya ini adalah karya bersama yang patut diperjuangankan. Jika satu naskah gagal berarti itu juga ditanggung bersama.

Saya pribadi tetap melakukan pembayaran senilai biaya sampel yang disepakati. Sejauh ini yang saya dapatkan minimum 75K untuk single page dan 300K untuk spread (double page). Nilai ini bisa sangat bervariasi, ya.

Tawarkan Beberapa Event


Ibarat kata jualan, kita bisa membeli berkali-kali pada satu pedagang. Apalagi jika ia memberikan jaminan kepuasan produk. Jika dalam satu kali kerja sama kita sudah mendapatkan kesan yang baik, ya jangan sungkan untuk mengajak kerja sama lagi pada kesempatan berikutnya.

Ini juga catatan bagi illustrator, lo. Jadi bisa saja saat kita butuh ilustrasi dalam tempo waktu sesingkat-singkatnya dan si ilustrator juga masih bisa menangani, problem kita bisa dapat solusi, lo.

Karena memang dicuekin atau ditolak saat mengajukan ajakan kerja sama itu rasanya sungguh nyesek!

Umumkan Karya Sang Ilustrator


Bila memungkinkan, jangan sungkan untuk mengumumkan kerja sama yang dilakukan dengan menandai akun media sosial illustrator. Ini bisa menjadi tambahan portofolio baginya karena sudah pernah menjalin kerja sama. Apa lagi jika kita bisa sampai di tahap juara bersama dengan hasil goresannya, ya. Bisa-bisa jalinan silaturahmi makin erat dan pesanan ilustrasi kita bisa jadi prioritas.

Senantiasa Menjaga


menjaga kerja sama dengan ilustrator


Bila dalam satu kesempatan belum berhasil, jangan sungkan untuk mengucapkan mari kita coba lagi pada kesempatan berikutnya! Jangan biarkan kerja sama berakhir setelah pembayaran fee ilustrasi sampel saja. Sangat disayangkan jika kolam yang sudah dibangun kemudian harus diruntuhkan kembali.

Membuat kerja sama baru mungkin gampang seiring perjalanan waktu, tetapi mempertahankan tentu butuh usaha lebih.

Apalagi sayembara menulis cerita anak datangnya kadang nggak bisa diduga. Ada juga yang baru pertama kali diadakan dan langsung butuh kerja sama dengan ilustrator. Mau buat jalinan silaturahmi baru tentu butuh waktu sementara deadline acara nggak bisa menunggu.

Yuk ah, bangun hubungan hangat dengan ilustrator yang punya style gambar idaman buat calon buku kita. ajak ilustrator cerita anak untuk kolaborasi dalam lomba nggak sulit, kan? Baca juga Sayembara Menulis Cerita Anak, Bagaimana Tip Memenangkannya? (*)
Karunia Sylviany Sambas
Karunia Sylviany Sambas Saya adalah seorang tenaga kesehatan yang suka menulis, membaca dan mempelajari hal-hal baru. Alamat surel: karuniasylvianysambas@gmail.com

20 komentar

Comment Author Avatar
7 Mei 2024 pukul 14.32 Hapus
Kerjasama dengan sang illustrator ini ibaratnya persahabatan ya. Jangan sampai mengecewakan kalau enggak gak akan ada lagi yg bisa memahami dan mengerti untuk mempercantik karya kita selanjutnya
Comment Author Avatar
8 Mei 2024 pukul 13.47 Hapus
tapi kalau mau ajakin kolaborasi, naskah harus beres dulu ya. apa kabar diriku, naskah belum kelar juga hehehehe
Comment Author Avatar
9 Mei 2024 pukul 05.07 Hapus
Adik saya ilustrator dan pembuat komik. Bisa banget ini peluangnya buat masuk ke dunia penulis sebagai pembuat gambarnya.
Next saya obrolkan ah terkait peluangs eperti ini ke dia.
Comment Author Avatar
9 Mei 2024 pukul 11.22 Hapus
Pengen banget belajar ilustrasi gambar dan bisa bikin pitch book. Tapi apa daya kadang banyakan bengongnya di depan aplikasi gambar tuh
Comment Author Avatar
9 Mei 2024 pukul 16.58 Hapus
penulis cerita anak sekarang memang cukup menjanjikan ya, mbak dan juga menaikkan profesi ilustrator sekarang. bagusnya kalau kita punya ilustrator langganan ya jadi bisa cepat dihubungi kalau perlu ilustrasi gambar
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 07.54 Hapus
Ilustrator ini memang komponen penting ya Kak untuk sebuah buku. Terlebih lagi buku anak. Bagaimana pun efek visual dari ilustrasi di buku juga akan mempengaruhi imajinasi yang disuguhkan dari keseluruhan cerita. Makanya jika sudah bertemu dengan ilustrator yang cocok, sebaiknya terus di pertahankan kerjasamanya.
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 10.19 Hapus
Kolaborasi yang menarik. Yang penting dikomunikasikan dengan baik ya. Saya juga pernah mirip seperti ini. Ngejar sebuah lomba video, kerjasama dengan editor. Saya bagian bikin script, teman saya yang ngedit.
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 14.19 Hapus
Salfok, saya lihat ternyata blognya pakai ilustrasi sendiri semua ya Mbak, keren plus lucu banget punya personal branding sendiri. Sepertinya saya pertama kali baru blog walking ke akun Mbak. salam kenal ya mbak
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 14.33 Hapus
Aku juga tertarik banget sama lomba menulis cerita ini. Dan bener sempat bingung karena harus pakai ilustrasi. Ternyata kita bisa jalin kerja sama gitu ya. Wah terima kasih pencerahannya kak.
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 16.43 Hapus
Makasih tipnya ya, mbak. Aku rencananya jg mau nyarik ilustrator buat buku cerita anak utk konsumsi pribadi. Belum pede mau ikut lomba. Lah sdh keder duluan diri ini.
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 17.32 Hapus
aku juga lagi belajar nih, pengen jadi ilustrator pro deh, hehe
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 18.31 Hapus
Gambar yang menarik merupakan first love anak anak pada buku. Mendapatkan illustrator yang tepat yang bisa mempresentasikan lewat gambar apa yang kita inginkan sebagai penulis buku
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 20.27 Hapus
Kerjasama dgn Ilustrator harus tetap terjalin kak agar bisa menciptakan karya yg keren
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 21.32 Hapus
Setuju sekali dalam hal menjaga sebuah hubungan atau kolaborasi agar terus terjalin. Terasa sia-sia saja jika sudah dibangun tapi tidak dilanjutkan kembali nantinya. Suka sih dengan aneka tipsnya nih dan bisa diaplikasikan nantinya sesuai kebutuhan.
Comment Author Avatar
10 Mei 2024 pukul 21.42 Hapus
kebetulan saya beberapa bulan yang lalu habis nerbitin buku, walo buku keroyokan, untungnya ilustrasinya cukup pake foto aja, jadi gk sampe perlu pake ilustratr, klo bikin buku sendiri mah kayaknya udah butuh pake ilustrator gini ya, menarik juga ternyata bisa kolaborasi
Comment Author Avatar
11 Mei 2024 pukul 08.41 Hapus
Wah, keren banget kk! Ternyata tidak semudah itu ya ajak kolab seorang ilustrator, perlu effort juga
Comment Author Avatar
11 Mei 2024 pukul 15.27 Hapus
Ada semacam simbiosis mutualisme ya dengan ilustrator. Kalau menang sama-sama dapat untung, kalau kalah sama-sama dirasa ya mba
Comment Author Avatar
11 Mei 2024 pukul 16.46 Hapus
Benar juga kak, kalo bareng ilustrator kan kolab bareng, jadinya sama² saling dukung bisa spill atau mention akunnya.
Comment Author Avatar
12 Mei 2024 pukul 06.22 Hapus
Kerjasama dgn Ilustrator memang dibutuhkan ya ka supaya karya2 yang dihasilkan makin bagus dan bermanfaat nih makanya hubungan baik harus terus dijaga
Comment Author Avatar
13 Mei 2024 pukul 14.39 Hapus
Kebayang kerjasama yang menarik yaa..
Antara penulis dan ilustrator menghasilkan karya yang cantik dan juga disukai dengan anak-anak karena "nilai" yang terkandung di cerita anak tersebut. Melalui sayembara menulis cerita anak, bisa memulai komunikasi yang aktif untuk saling menuangkan ide dan detailing.