Berlibur, Belanja Ide Menulis Tak Pernah Habis

Daftar Isi
Alhamdulillah saya berhasil membeli satu buku yang sudah saya idamkan selama ini. Buku ini ditulis oleh Arleen, A. Buku berjudul Belajar Menulis Cerita Anak memiliki isi yang luar biasa. Seperti ekspektasi saya sebelum membelinya. Tentunya ingin belajar menulis cerita anak lebih baik lagi, apalagi langsung dari sang ahli.

Di musim mudik lebaran 2024, ini saya termasuk individu yang tidak ikutan mudik karena kampung halaman Mama dan Papa dekat saja. Malah menjadi tujuan saya bekerja setiap hari. Meskipun dekat, momen mudik dan liburan ini tak akan lengkap rasanya tanpa membawa sesuatu untuk menemani selama perjalanan ke kampung halaman.

Meski Sedang Liburan, Tangkap Peluang Ide Menulis!


Tangkap Peluang Ide Menulis!


Untuk hal ini tak lupa saya membawa benda-benda berikut.

Buku bacaan


Buku bacaan ini yang ringan-ringan saja, ya. Apalagi yang bahasanya cukup populer. Jadi nggak terlalu berat banget saat baca, tetapi dalam masa silaturahmi, ya.


Buku dan alat tulis


Ini adalah benda termudah yang dibawa, ya. Tinggal masukin aja dalam hand bag. Jadi pastikan ukurannya juga sesuai. Saat silaturahmi dan ide juga muncul entah dari perjalanan atau percakapan, bisa langsung dituliskan poin kecilnya untuk kemudian dieksekusi menjadi tulisan yang menarik sesampainya di rumah.

Buat kamu yang sudah terbangun personal brandingnya sebagai penulis mungkin nggak akan sungkan untuk menulis di dekat saudara-saudara yang sedang kumpul, tetatpi ini bisa jadi berbeda bagi penulis pendatang baru yang seperti memiliki sungkan tersendiri saat harus menulis sesuatu di hadapan kerabat. Yuk, lanjut saran yang ketiga.

Aplikasi menulis di ponsel


Meski bagi saya sendiri lebih seru menulis di buku dan pulpen, menulis di aplikasi ponsel ini minim banget rasa nggak enakan. Jadi saat kita mendapat ide menulis saat liburan, bisa tetap menyalurkannya lewat aplikasi menulis di ponsel.

Saya sendiri memilih Google Keep, karena aplikasi ini bisa dijalankan di ponsel dan laptop. Nggak susah buat mindahin atau khawatir kehilangan catatan.

Kekurangan dari ponsel, tentu saja terkait daya, ya. Ponsel kan juga digunakan untuk menelepon, mengambil foto dan video, serta hal lain. Jadi jika digunakan untuk keperluan mencatat yang terlalu banyak sepertinya akan memakan lebih banyak daya ponsel. Solusinya, jangan pernah lupa membaca charger pondel atau sedia-sedialah power bank, ya.

Berlibur, adalah salah satu cara belanja ide menulis tak pernah habis. Apalagi pada momen lebaran seperti ini. Yuk, tetap semangat menulis dalam lingkaran hangat silaturahmi. (*)
Karunia Sylviany Sambas
Karunia Sylviany Sambas Saya adalah seorang tenaga kesehatan yang suka menulis, membaca dan mempelajari hal-hal baru. Alamat surel: karuniasylvianysambas@gmail.com

Posting Komentar